Minggu, 14 Desember 2025

PPM KELAS X MAPEL DDPK MATERI KESELAMATAN KERJA

 

Struktur Organisasi – SMKN 1 SINE

MODUL AJAR

 

 

Penyusun             : TIM PRODUKTIF OTOMOTIF

Pendidikan           : SMK Negeri 1 SINE

Tahun Pelajaran   : 2025/2026

Jenjang Sekolah   : SMK

Mata Pelajaran    : Keselamatan dan Kesehatan Kerja Serta Lingkungan Industri

Materi                  : KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA SERTA LINGKUNGAN INDUSTRI

Sub Materi            :  keselamatan kerja

Fase/Kelas            : E/X

Alokasi Waktu     :          (1 Pertemuan)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

IDENTIFIKASI

Peserta Didik

Pengetahuan awal : peserta didik diharapkan memiliki Keselamatan dan Kesehatan Kerja Serta Lingkungan Industri

Minat : Minat peserta didik dalam memahami dan mengerti Jenis memiliki Keselamatan dan Kesehatan Kerja Serta Lingkungan Industri

Latar belakang : keberagaman latar belakang peserta didik yang dapat memberikan kemampuan unik.

Kebutuhan belajar: beberapa peserta didik mungkin memerlukan bimbingan lebih dalam mengenai materi memiliki Keselamatan dan Kesehatan Kerja Serta Lingkungan Industri

Materi Pelajaran

Keselamatan dan Kesehatan Kerja Serta Lingkungan Industri

Dimensi Profil Lulusan

       Penalaran Kritis : melalui informasi yang didapat dan digunakan untuk menganalisis

       Kreatif : dengan kemampuan menganalisis dan memperoleh informasi secara pelajar dapat menceritakan hal tersebut.

       Mandiri : dengan kemampuan sendiri mendapat informasi yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

       Kolaborasi : Individu yang mampu bekerja sama secara efektif dalam tim, menghargai perbedaan pendapat, dan mencapai tujuan bersama.


DESAIN PEMBELAJARAN

Capaian Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (CP) Fase E dalam Kurikulum Mendalam untuk mata pelajaran terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta Lingkungan Hidup (K3LH) dan Budaya Kerja Industri dirancang untuk siswa SMK kelas X (usia sekitar 15-16 tahun). Fase E menekankan pemahaman dasar dan penerapan praktis K3 di lingkungan industri, termasuk identifikasi bahaya, prosedur keselamatan, dan pengelolaan lingkungan kerja. Tujuannya adalah membentuk peserta didik yang mandiri, kritis, dan peduli lingkungan, sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila. Menurut modul ajar resmi, pada akhir Fase E, siswa diharapkan mampu menerapkan K3LH secara mandiri, seperti praktik kerja aman, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), dan pencegahan kecelakaan di sektor industri seperti manufaktur, kimia, atau konstruksi id.scribd.com.

CP ini mencakup elemen-elemen inti seperti pengenalan konsep K3 (definisi, tujuan, dan peranannya dalam melindungi pekerja dari bahaya), identifikasi risiko lingkungan kerja (misalnya, bahan berbahaya atau B3 di industri kimia), serta budaya kerja 5R (Ringan, Rapi, Resik, Rawat, Rajin). Di lingkungan industri, fokusnya adalah sinergi antara keselamatan pekerja, kesehatan, dan pelestarian lingkungan, seperti pengendalian emisi atau pengelolaan limbah untuk mencegah dampak ekologis. Buku panduan K3LH menjelaskan bahwa penerapan ini dimulai dari tahap pengenalan bahaya hingga aplikasi praktis, termasuk prosedur higiene industri dan evaluasi risiko secara menyeluruh ebooks.borneonovelty.com.

Regulasi dan Standar K3 di Indonesia untuk Lingkungan Industri

Di Indonesia, K3 diatur oleh Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, yang diperkuat oleh Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No. 5 Tahun 2018 tentang K3 Lingkungan Kerja. Regulasi ini mewajibkan perusahaan industri untuk menunjuk petugas higiene industri, melakukan identifikasi bahaya, dan menyusun prosedur pengendalian risiko, termasuk pengelolaan lingkungan seperti pencegahan pencemaran dari bahan kimia atau limbah. Untuk proyek konstruksi (yang sering terkait fase industri), Permen PUPR No. 21 Tahun 2019 mengatur Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK), yang mencakup aspek keamanan, kesehatan pekerja, dan keberlanjutan lingkungan, seperti penggunaan APD standar SNI dan asuransi kecelakaan kerja peraturan.bpk.go.id.

Praktik terbaik di lingkungan industri meliputi penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) berbasis ISO 45001, yang menekankan pencegahan kecelakaan besar melalui pelatihan, audit rutin, dan integrasi dengan pengelolaan lingkungan (ISO 14001). Contohnya, di industri kimia, panduan menyarankan pengendalian instalasi berisiko tinggi untuk melindungi pekerja dan masyarakat dari kebocoran atau ledakan ftp.idu.ac.id. Secara global, best practices seperti yang direkomendasikan OSHA mencakup identifikasi bahaya, pelatihan harian, dan pemantauan kesehatan pekerja untuk mengurangi 2,3 juta kasus kematian kerja tahunan osha.gov.

Penerapan Praktis di Lingkungan Industri

Untuk menerapkan CP Fase E di industri, siswa atau pekerja harus memahami simbol K3 (seperti tanda bahaya kimia), prosedur darurat (P3K dan APAR), serta budaya kerja aman seperti 5R untuk menjaga kebersihan lingkungan. Di proyek konstruksi, standar mencakup helm SNI, scaffolding aman, dan pengawasan ahli K3 untuk mencegah jatuh atau tertimpa. Perusahaan wajib mendokumentasikan dan mengevaluasi prosedur ini, termasuk sosialisasi dan pelatihan berkala, untuk memastikan kepatuhan dan mengurangi risiko penyakit akibat kerja seperti paparan debu atau zat beracun

 

Lintas Disiplin Ilmu

KIK, Kewirausahaan(PKK).

Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran dengan model Problem Based Learning

(PBL) dan PjBLdan diskusi kelompok, peserta didik mampu :

1.             Memahami pentingnya Keselamatan kerja

2.             Berkolaborasi dan berkomunikasi efektif dalam kelompok.

Topik Pembelajaran

Menganalisis strukur Jenis Alat pengngkat

Praktik Pedagogis

Model Pembelajaran : Problem Based Learning (PBL) Pendekatan : CRT, TPACK

Metode: demontrasi, Tanya jawab, diskusi dan Presentasi

Kemitraan Pembelajaran

Narasumber/seniman yang dapat membantu peserta didik lebih mendalami jenis Keselamatan kerja

Guru    Bimbingan       Konseling         (BK)     untuk   membantu      peserta            didik mengidentifikasi potensi dan bakat.

Alumni SMK yang sukses menjadi pengusaha.

Lingkungan Pembelajaran

       Ruang kelas (diskusi, presentasi).

       Lingkungan sekolah (observasi perilaku teman, guru, dan staf).

       Platform digital (berbagi materi, forum diskusi online).

Pemanfaatan Digital

       Pencarian sumber ide kreatif (internet,youtube)


PENGALAMAN BELAJAR

1.  Pendahuluan

Orientasi

       Guru meminta salah satu siswa untuk memimpin doa sebelum memulai pembelajaran

       Guru membuka dengan salam, menyapa, menanyakan kabar, dan mencatat kehadiran siswa

       Guru mengecek kesiapan siswa dengan memberikan ice breaking

       Guru mengingatkan kembali materi sebelumnya dan mengaitkannya dengan materi yang akan dipelajari

Pertanyaan Pemantik Bermakna

Apa yang membuat Jenis alat pengangkat?

Jika kalian diminta untuk mengerti Jenis Keselamatan kerja apa yang kalian persiapkan?

Menyampaikan Tujuan dan Motivasi

Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat mempelajari Jenis Perusahaan Berdasarkan Keselamatan kerja

Asesmen Awal

Guru    memberikan   pertanyaan      lisan     atau     kuesioner        singkat            untuk mengidentifikasi pengetahuan awal peserta didik tentang Jenis Alat pengngkat .

2.  Kegiatan Inti

A. Memahami (Berkesadaran, Bermakna)

1.      Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok heterogen. Guru menyajikan materi pengantar tentang “bagaimana memahami jenis Keselamatan kerja

2.      Guru memfasilitasi sesi tanya jawab untuk memastikan pemahaman peserta didik tentang mengerti Jenis Keselamatan kerja. (berkesadaran)

B. Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan)

1. Project Start: Guru membagikan dan menjelaskan sistematika pengerjaan LKPD, setiap kelompok diminta untuk melakukan observasi dan ekplorasi tentang Jenis alat pengangkat. (Kontekstual, Bermakna, Menggembirakan)


 

2.      Peserta didik secara berkelompok melaksanakan arahan dari guru dengan menyusun dan memilih Keselamatan kerja.. (Bermakna, Berkesadaran)

3.      Guru memberikan bimbingan dan feedback secara diferensiasi kepada setiap kelompok sesuai dengan kebutuhan mereka, baik secara individu maupun kelompok, dalam menganalisis dan mengerti (Berkesadaran)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna)

 

1.      Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis struktur Jenis Keselamatan kerja(Bermakna, Menggembirakan)

2.      Guru dan peserta didik bersama-sama melakukan refleksi terhadap proses analisis dan mengerti Jenis Keselamatan kerja. (Berkesadaran, Bermakna)

3.  Penutup

1.      Umpan Balik: Guru memfasilitasi dalam menemukan kesimpulan tentang konsep Jenis Perusahaan Berdasarkan jenis Keselamatan dan Kesehatan Kerja Serta Lingkungan Industri

2.      Kesimpulan: Guru bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang pentingnya pemahaman jenis, struktur Jenis Perusahaan Berdasarkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Serta Lingkungan Industri

3.      Perencanaan Selanjutnya: Guru memberikan pengantar untuk materi selanjutnya (misalnya, makna dari Jenis Perusahaan Berdasarkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Serta Lingkungan Industri

4.      Guru mengakhiri pembelajaran dengan melakukan doa bersama dan mengucapkan salam penutup

Asesmen

1.      Asesmen Awal

       Kuesioner 10 pertanyaan (Kognitif)

2.      Asesmen Formatif

       Observasi Kinerja Kelompok (Penilaian Kinerja dan Observasi)

       Penilaian

       Penilaian keterampilan: penilaian performa observasi, presentasi

3.      Asesmen Sumatif

       Tes tertulis dalam bentuk pilihan ganda dan essay di akhir Bab


Refleksi

Refleksi Guru

1.      Adakah kendala kesulitan guru saat melakukan pembelajaran hari ini?

2.      Bagaimana cara guru mengatasi kesulitan pembelajaran hari ini?

3.      Jika belum mencapai tujuan pembelajaran apa cara yang dilakukan?

4.      Apa hal yang berbeda akan dilakukan guru pada saat pembelajaran berikutnya?

Refleksi Siswa

1.      Bagaimana perasaan kalian setelah mengikuti kegiatan pembelajaran hari ini?

2.      Apa saja yang peserta didik dapatkan setelah mempelajari sub topik ini?

3.      Apakah ada kesulitan saat pembelajaran dengan percobaan?

4.      Bagaimana cara kalian mengatasi kesulitan tersebut?

 

Kepala SMK Negeri 1 Sine

 

 

Drs. Agus Setyabudi
NIP 19660814 199203 1 011

Guru Mata Pelajaran

 

 

TIM PRODUKTIF OTOMOTIF

 

 

 

 

MATERI AJAR KELAS X: KESELAMATAN KERJA

A. Kompetensi Dasar

Setelah mengikuti pembelajaran ini, siswa diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan pengertian keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
  2. Mengidentifikasi potensi bahaya di tempat kerja.
  3. Menerapkan prosedur keselamatan kerja dalam kegiatan praktik.
  4. Menunjukkan sikap disiplin dan peduli terhadap keselamatan diri dan orang lain.

B. Indikator Pencapaian

  1. Siswa dapat menyebutkan pengertian keselamatan kerja.
  2. Siswa dapat mengidentifikasi risiko kecelakaan di laboratorium atau workshop.
  3. Siswa dapat menggunakan alat pelindung diri (APD) sesuai prosedur.
  4. Siswa dapat membuat daftar prosedur keselamatan kerja sederhana.

C. Materi Pokok

1. Pengertian Keselamatan Kerja

Keselamatan kerja adalah upaya yang dilakukan untuk melindungi tenaga kerja dari risiko kecelakaan, cedera, atau penyakit akibat pekerjaan. Tujuannya adalah menjaga keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan pekerja agar produktivitas tetap terjaga.

2. Prinsip Keselamatan Kerja

  1. Mencegah kecelakaan dengan mengenali risiko di lingkungan kerja.
  2. Menggunakan alat pelindung diri (APD) sesuai jenis pekerjaan.
  3. Mematuhi peraturan dan prosedur kerja yang telah ditetapkan.
  4. Menyediakan fasilitas keselamatan, seperti kotak P3K, alat pemadam kebakaran, dan tanda peringatan.

3. Jenis Bahaya di Tempat Kerja

  1. Bahaya fisik: listrik, mesin bergerak, suhu ekstrem.
  2. Bahaya kimia: bahan beracun, mudah terbakar, atau iritasi.
  3. Bahaya biologis: bakteri, virus, jamur.
  4. Bahaya ergonomi: posisi kerja yang tidak nyaman, angkat beban berat.
  5. Bahaya psikososial: stres kerja, intimidasi, atau tekanan berlebihan.

4. Alat Pelindung Diri (APD)

APD digunakan untuk melindungi pekerja dari risiko cedera atau penyakit akibat kerja, misalnya:

  • Helm pengaman
  • Sarung tangan
  • Sepatu keselamatan
  • Kacamata pelindung
  • Masker / respirator

5. Tindakan Keselamatan Kerja

  1. Memeriksa alat sebelum digunakan.
  2. Menjaga kebersihan dan kerapihan area kerja.
  3. Menyimpan bahan kimia dan alat tajam di tempat aman.
  4. Melaporkan kondisi berbahaya atau kecelakaan kepada guru/pembina.
  5. Mengetahui prosedur darurat, seperti evakuasi dan penggunaan APAR.

6. Kecelakaan Kerja dan Pertolongan Pertama

  • Contoh kecelakaan kerja: luka, terbakar, tersengat listrik, jatuh dari ketinggian.
  • Pertolongan pertama:
    • Luka ringan → cuci dengan air bersih, balut dengan perban steril
    • Luka bakar → siram air mengalir, jangan dioleskan minyak
    • Tersengat listrik → jangan sentuh korban dengan tangan kosong, matikan sumber listrik

D. Metode Pembelajaran

  1. Ceramah & diskusi
  2. Demonstrasi penggunaan APD
  3. Praktik simulasi keselamatan kerja
  4. Penugasan membuat poster keselamatan kerja

E. Penilaian

  • Penilaian Pengetahuan: Tes pilihan ganda, isian singkat, atau esai.
  • Penilaian Keterampilan: Praktik menggunakan APD, simulasi evakuasi.
  • Penilaian Sikap: Observasi disiplin, kepedulian terhadap keselamatan diri dan teman.

GLOSARIUM

Istilah

Arti

K3

Keselamatan dan Kesehatan Kerja, upaya melindungi pekerja dari risiko kerja

APD

Alat Pelindung Diri, perlengkapan untuk melindungi pekerja dari cedera

Bahaya fisik

Risiko yang muncul dari kondisi fisik, seperti mesin, listrik, atau suhu ekstrem

Bahaya kimia

Risiko yang muncul dari paparan zat kimia berbahaya

Ergonomi

Ilmu yang mempelajari cara kerja yang sesuai dengan kemampuan fisik manusia

P3K

Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan, tindakan awal saat terjadi kecelakaan

Evakuasi

Prosedur mengeluarkan orang dari tempat berbahaya secara aman


DAFTAR PUSTAKA

  1. Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. (2017). Pedoman Umum Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Jakarta: Kemenaker RI.
  2. Winarno, B. (2018). Keselamatan dan Kesehatan Kerja untuk Siswa SMK. Jakarta: Erlangga.
  3. Sari, D. & Hadi, S. (2019). Pengenalan K3 di Lingkungan Sekolah dan Workshop. Bandung: Alfabeta.
  4. Hasibuan, M. (2020). Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Jakarta: Prenadamedia Group.


Soal Pilihan Ganda Keselamatan Kerja Kelas X

1. Pengertian keselamatan kerja adalah…
A. Upaya melindungi pekerja dari risiko cedera atau sakit akibat pekerjaan
B. Cara untuk mempercepat pekerjaan
C. Proses memotivasi karyawan
D. Menyelesaikan pekerjaan tanpa alat
E. Mengurangi jumlah pekerja
Jawaban: A

2. Tujuan utama K3 adalah…
A. Meningkatkan kecepatan produksi
B. Melindungi tenaga kerja dari risiko kecelakaan dan penyakit akibat pekerjaan
C. Mengurangi biaya operasional
D. Menyusun laporan keuangan
E. Menambah jumlah pekerja
Jawaban: B

3. Alat pelindung diri (APD) yang digunakan untuk melindungi mata adalah…
A. Helm pengaman
B. Sarung tangan
C. Sepatu keselamatan
D. Kacamata pelindung
E. Masker
Jawaban: D

4. Contoh bahaya fisik di tempat kerja adalah…
A. Bakteri
B. Mesin bergerak
C. Bahan kimia beracun
D. Stres kerja
E. Ruangan yang nyaman
Jawaban: B

5. Bahaya kimia di tempat kerja meliputi…
A. Mesin bergerak
B. Listrik tegangan tinggi
C. Bahan mudah terbakar atau beracun
D. Posisi kerja yang salah
E. Tekanan teman kerja
Jawaban: C

6. Pertolongan pertama untuk luka bakar ringan adalah…
A. Mengoleskan minyak atau pasta gigi
B. Menutup dengan kain kering tanpa air
C. Menyiram dengan air mengalir
D. Memberi alkohol
E. Memijat luka
Jawaban: C

7. Fungsi APD sepatu keselamatan adalah…
A. Melindungi mata dari percikan bahan kimia
B. Melindungi kepala dari benturan
C. Melindungi kaki dari benda tajam dan jatuh
D. Melindungi telinga dari kebisingan
E. Menyaring udara yang dihirup
Jawaban: C

8. Contoh bahaya ergonomi adalah…
A. Terpapar zat kimia
B. Posisi kerja yang tidak nyaman
C. Terkena mesin bergerak
D. Kebisingan tinggi
E. Listrik tegangan tinggi
Jawaban: B

9. Salah satu tindakan pencegahan kecelakaan kerja adalah…
A. Mengabaikan prosedur kerja
B. Memeriksa alat sebelum digunakan
C. Menggunakan alat seadanya
D. Bekerja tanpa APD
E. Menunda pekerjaan
Jawaban: B

10. Yang bukan termasuk APD adalah…
A. Helm pengaman
B. Sarung tangan
C. Kacamata pelindung
D. Mesin las
E. Masker
Jawaban: D

11. Salah satu penyebab kecelakaan kerja di laboratorium adalah…
A. Mengikuti prosedur kerja
B. Menyimpan bahan kimia dengan benar
C. Mengabaikan penggunaan APD
D. Membersihkan meja kerja
E. Menggunakan alat sesuai petunjuk
Jawaban: C

12. APD yang digunakan untuk melindungi telinga dari kebisingan adalah…
A. Sepatu keselamatan
B. Sarung tangan
C. Penutup telinga / earplug
D. Masker
E. Kacamata pelindung
Jawaban: C

13. Contoh bahaya biologis di tempat kerja adalah…
A. Bakteri dan virus
B. Mesin berputar
C. Listrik tegangan tinggi
D. Angkat beban berat
E. Kebisingan
Jawaban: A

14. Tindakan evakuasi dilakukan untuk…
A. Mempercepat pekerjaan
B. Mengurangi penggunaan APD
C. Mengeluarkan orang dari tempat berbahaya secara aman
D. Meningkatkan kualitas produk
E. Membersihkan bahan kimia
Jawaban: C

15. Yang bukan merupakan prinsip keselamatan kerja adalah…
A. Mencegah kecelakaan
B. Menggunakan APD
C. Mengabaikan prosedur kerja
D. Menyediakan fasilitas keselamatan
E. Mematuhi peraturan kerja
Jawaban: C

16. Masker atau respirator digunakan untuk…
A. Melindungi mata dari percikan bahan kimia
B. Melindungi kaki dari benda tajam
C. Melindungi pernapasan dari debu atau bahan berbahaya
D. Melindungi telinga dari kebisingan
E. Menyaring air minum
Jawaban: C

17. Yang dimaksud dengan P3K adalah…
A. Prosedur Penanganan Peralatan Kerja
B. Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan
C. Peralatan Proteksi Pekerja Konstruksi
D. Program Pengawasan Perusahaan Kecil
E. Pengendalian Produksi dan Kualitas
Jawaban: B

18. Salah satu manfaat menerapkan K3 adalah…
A. Meningkatkan risiko kecelakaan
B. Mengurangi produktivitas
C. Meningkatkan keselamatan dan kenyamanan kerja
D. Membuat pekerjaan lebih sulit
E. Menghilangkan kewajiban pekerja
Jawaban: C

19. Tanda peringatan di tempat kerja berfungsi untuk…
A. Menunjukkan lokasi makan siang
B. Mengingatkan adanya potensi bahaya
C. Menambah dekorasi ruangan
D. Memberi informasi gaji
E. Menunjukkan waktu istirahat
Jawaban: B

20. Hal pertama yang harus dilakukan saat menemukan bahan kimia tumpah adalah…
A. Mengabaikannya
B. Membersihkan dengan tangan kosong
C. Menjauh dan melaporkan kepada petugas
D. Mencampur dengan air minum
E. Menyapunya ke arah rekan kerja
Jawaban: C


Kalau kamu mau, saya juga bisa buatkan LKPD (Lembar Kegiatan Peserta Didik) Keselamatan Kerja yang bisa langsung dicetak dan digunakan untuk praktik kelas X.

Apakah saya buatkan sekalian LKPD-nya?

Anda bilang:

BUATKAN lkpd TENTANG keselamatan kerja UNTUK KELAS X

ChatGPT bilang:

Berikut saya buatkan LKPD (Lembar Kegiatan Peserta Didik) Keselamatan Kerja untuk kelas X. LKPD ini bisa langsung dicetak dan digunakan untuk praktik maupun penugasan.


LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK (LKPD)

Mata Pelajaran: Prakarya / PPKn / PKK (sesuai kurikulum)
Kelas/Semester: X / 1
Topik: Keselamatan Kerja
Alokasi Waktu: 2 x 40 menit


A. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti kegiatan ini, siswa diharapkan dapat:

  1. Menjelaskan pengertian keselamatan kerja.
  2. Mengidentifikasi potensi bahaya di lingkungan kerja.
  3. Menggunakan alat pelindung diri (APD) sesuai prosedur.
  4. Membuat daftar prosedur keselamatan kerja sederhana.

B. Alat dan Bahan

  • Alat pelindung diri (helm, sarung tangan, sepatu keselamatan, kacamata, masker)
  • Alat tulis (pensil, buku catatan)
  • Poster atau media visual K3
  • Peralatan praktik sesuai bidang kerja (misal: laboratorium, workshop)

C. Petunjuk Kegiatan

  1. Bacalah materi tentang keselamatan kerja.
  2. Lakukan pengamatan di lingkungan sekolah atau workshop.
  3. Catat potensi bahaya yang ditemukan.
  4. Gunakan APD yang sesuai saat melakukan praktik.
  5. Diskusikan dengan teman kelompok tentang cara mencegah kecelakaan.

D. Kegiatan Peserta Didik

1. Aktivitas Pengamatan

  1. Amati area kerja atau laboratorium sekolah.
  2. Jawablah pertanyaan berikut:

No

Pertanyaan

Jawaban

1

Sebutkan minimal 3 potensi bahaya yang ada di area kerja!

2

Apa APD yang sesuai untuk masing-masing bahaya?

3

Bagaimana cara mencegah bahaya tersebut agar tidak terjadi kecelakaan?


2. Aktivitas Praktik

  1. Kenakan APD sesuai dengan jenis praktik yang dilakukan.
  2. Praktikkan prosedur keselamatan kerja sesuai instruksi guru.
  3. Jawablah pertanyaan berikut:

No

Pertanyaan

Jawaban

1

APD apa saja yang kamu gunakan saat praktik?

2

Bagaimana cara menggunakan APD dengan benar?

3

Apa yang harus dilakukan jika terjadi kecelakaan kecil saat praktik?


3. Aktivitas Diskusi

  1. Diskusikan dalam kelompok tentang pentingnya K3.
  2. Buat kesimpulan kelompok tentang langkah-langkah keselamatan kerja.
  3. Tuliskan hasil diskusi:

No

Kesimpulan

Tindakan Pencegahan

1

2

3


E. Tugas Individu

Buat poster K3 sederhana di area kelas atau laboratorium yang berisi:

  • Jenis bahaya kerja
  • APD yang digunakan
  • Cara mencegah kecelakaan

F. Refleksi

Jawablah pertanyaan berikut:

  1. Apa yang kamu pelajari tentang keselamatan kerja?
  2. Bagaimana penerapan K3 dapat membantu keselamatan diri dan orang lain?
  3. Apa yang akan kamu lakukan berbeda setelah mempelajari K3?

G. Penilaian

  1. Pengetahuan: Jawaban pertanyaan pengamatan dan diskusi.
  2. Keterampilan: Penggunaan APD dan praktik keselamatan kerja.
  3. Sikap: Kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan teman.

Jika mau, saya bisa buatkan versi LKPD yang lebih interaktif dan siap cetak dalam format tabel lengkap + gambar ilustrasi APD, supaya siswa lebih mudah memahami dan praktik.

Apakah mau saya buat versi cetaknya juga?

Anda bilang:

BUATKAN RTL TENTANG keselamatan kerja UNTUK KELAS X

ChatGPT bilang:

Berikut saya buatkan Rencana Tindak Lanjut (RTL) tentang Keselamatan Kerja untuk kelas X, yang bisa digunakan guru untuk merencanakan dan memonitor kegiatan pembelajaran:


RENCANA TINDAK LANJUT (RTL)

Mata Pelajaran: Prakarya / PKK / PPKn (sesuai kurikulum)
Kelas/Semester: X / 1
Topik: Keselamatan Kerja (K3)
Alokasi Waktu: 2 x 40 menit


A. Tujuan RTL

  1. Menjamin peserta didik memahami konsep keselamatan dan kesehatan kerja.
  2. Mengidentifikasi potensi bahaya di lingkungan kerja.
  3. Melatih siswa menerapkan prosedur keselamatan kerja dan penggunaan APD.
  4. Menumbuhkan sikap disiplin dan peduli terhadap keselamatan diri dan orang lain.

B. Strategi dan Kegiatan RTL

No

Kegiatan

Waktu

Penanggung Jawab

Indikator Keberhasilan

1

Pemberian materi pengertian K3, prinsip, dan tujuan keselamatan kerja

20 menit

Guru

Siswa dapat menjelaskan pengertian dan tujuan K3

2

Diskusi kelompok tentang potensi bahaya di lingkungan sekolah atau workshop

15 menit

Guru & Siswa

Siswa dapat mengidentifikasi minimal 3 bahaya kerja

3

Demonstrasi penggunaan APD sesuai jenis pekerjaan

20 menit

Guru

Siswa dapat mengenakan APD dengan benar

4

Praktik simulasi prosedur keselamatan kerja dan pertolongan pertama

30 menit

Guru & Siswa

Siswa dapat melakukan prosedur K3 secara benar dan aman

5

Pembuatan poster atau daftar prosedur keselamatan kerja

25 menit

Siswa

Siswa dapat menyusun poster/prosedur K3 yang jelas dan informatif

6

Refleksi dan evaluasi

10 menit

Guru & Siswa

Siswa mampu menyebutkan manfaat K3 dan langkah pencegahan kecelakaan


C. Media dan Sumber Belajar

  • Media: Poster K3, alat pelindung diri (helm, sarung tangan, sepatu keselamatan, kacamata, masker), APAR, kotak P3K.
  • Sumber Belajar:
    1. Kementerian Ketenagakerjaan RI. (2017). Pedoman Umum Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Jakarta.
    2. Winarno, B. (2018). Keselamatan dan Kesehatan Kerja untuk Siswa SMK. Jakarta: Erlangga.

D. Tindak Lanjut

  1. Memantau siswa dalam praktik penggunaan APD dan prosedur K3 di laboratorium atau workshop.
  2. Memberikan penguatan tentang bahaya kerja dan langkah pencegahan di setiap praktik.
  3. Menilai pemahaman siswa melalui LKPD, kuis, dan observasi praktik.
  4. Menyusun laporan hasil kegiatan K3 yang dilakukan siswa.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Proposal “Business Matching 2025 Gelar Karya Vokasi PKPLK”

  Proposal “Business Matching 2025 Gelar Karya Vokasi PKPLK” Gelar Karya Vokasi PKPLK   “Produksi Trainer Otomotif Pada Kendaraan Ro...