MODUL AJAR
Matematika
Bilangan Cacah sampai
1.000
A.
INFORMASI UMUM MODUL
Nama Penyusun |
: Gita Deva Tri Nuryani, S.Pd |
|
Nip |
: 19970305 202321 2 008 |
|
Instansi/Sekolah |
: SDN TAMBAKROMO 1 GENENG |
|
Jenjang / Kelas |
: SD / III |
|
Alokasi Waktu |
: 5 JP X 1 Pertemuan ( 5 x
35 menit) |
|
Tahun Pelajaran |
: 2025 / 2026 |
B.
KOMPONEN INTI
|
Capaian Pembelajaran Fase B |
|||
|
Pada akhir Fase B, peserta
didik memperluas pemahaman dan intuisi bilangan (number sense), operasi
penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah, operasi perkalian dan pembagian
pada bilangan cacah; menyelesaikan masalah berkaitan dengan kelipatan, faktor
dan uang menggunakan ribuan sebagai satuan. Mereka dapat mengisi nilai yang
belum diketahui dalam sebuah kalimat matematika serta mengidentifikasi,
meniru, mengembangkan pola gambar atau objek dan pola bilangan yang
sederhana. Mereka mulai mengenal, membandingkan dan mengurutkan antarpecahan;
menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan
desimal dan hubungan pecahan desimal dan perseratusan dengan persen. Mereka
dapat melakukan pengukuran panjang dan berat menggunakan satuan baku, hubungan
antar-satuan, mengukur dan mengestimasi luas dan volume menggunakan satuan
tidak baku dan satuan baku serta mendeskripsikan ciri berbagai bentuk bangun
datar, menyusun dan mengurai berbagai bangun datar. Mereka memperluas
kemampuan penanganan data dengan bentuk tabel, diagram gambar, piktogram, dan
diagram batang (skala satu satuan). |
|||
|
Fase B Berdasarkan Elemen |
|||
|
Bilangan |
Peserta didik
menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah
sampai 10.000. Mereka dapat membaca, menulis, menentukan nilai tempat,
membandingkan, mengurutkan, menggunakan nilai tempat, melakukan komposisi dan
dekomposisi bilangan tersebut. Mereka juga dapat menyelesaikan masalah
berkaitan dengan uang menggunakan ribuan sebagai satuan. Mereka dapat
melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 1.000.
Mereka dapat melakukan operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai
100 menggunakan benda-benda konkret, gambar, dan simbol matematika. Mereka
juga dapat menyelesaikan masalah berkaitan dengan kelipatan dan faktor.
Peserta didik dapat membandingkan dan mengurutkan antar-pecahan dengan
pembilang satu dan antarpecahan dengan penyebut yang sama. Mereka dapat
mengenali pecahan senilai menggunakan gambar dan simbol matematika. Peserta
didik menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan
desimal. Mereka dapat menyatakan pecahan desimal persepuluhan dan
perseratusan, serta menghubungkan pecahan desimal perseratusan dengan konsep
persen. |
||
|
Aljabar |
Peserta didik
dapat mengisi nilai yang belum diketahui dalam sebuah kalimat matematika yang
berkaitan dengan penjumlahan dan pengurangan pada bilangan cacah sampai 100.
Peserta didik dapat mengidentifikasi, meniru, dan mengembangkan pola gambar
atau objek sederhana dan pola bilangan membesar dan mengecil yang melibatkan
penjumlahan dan pengurangan pada bilangan cacah sampai 100. |
||
|
Pengukuran |
Peserta didik
dapat mengukur panjang dan berat benda menggunakan satuan baku. Mereka dapat
menentukan hubungan antar-satuan baku panjang (cm, m). Mereka dapat mengukur
dan mengestimasi luas dan volume menggunakan satuan tidak baku dan satuan
baku berupa bilangan cacah. |
||
|
Geometri |
Peserta didik
dapat mendeskripsikan ciri berbagai bentuk bangun datar (segiempat, segitiga,
segi banyak). Mereka dapat menyusun (komposisi) dan mengurai (dekomposisi)
berbagai bangun datar dengan lebih dari satu cara jika memungkinkan. |
||
|
Analisa Data
danPeluang |
Peserta didik
dapat mengurutkan, membandingkan, menyajikan, menganalisis dan
menginterpretasi data dalam bentuk tabel, diagram gambar, piktogram, dan
diagram batang (skala satu satuan) |
||
|
Tujuan Pembelajaran |
1.
Membaca bilangan cacah sampai 1.000
dengan baik dan benar. 2.
Menuliskan bilangan cacah sampai 1.000
dengan baik dan benar. 3.
Menentukan nilai tempat bilangan cacah
sampai 1.000 dengan baik dan benar. 4.
Membandingkan dua bilangan cacah
sampai 1.000 dengan baik dan benar. 5.
Mengurutkan beberapa bilangan cacah
sampai 1.000 dengan baik dan benar. 6.
Menentukan hasil penjumlahan dua
bilangan cacah sampai 100 dengan baik dan benar. 7.
Menentukan hasil pengurangan dua
bilangan cacah sampai 100 dengan baik dan benar. 8. Menentukan hasil perkalian dua bilangan cacah sampai 100 dengan baik
dan benar. 9. Menentukan hasil pembagian dua bilangan cacah sampai 100 dengan baik
dan benar. |
||
|
Profil Pancasila |
·
Mandiri ·
Bernalar ·
Kritis · Kreatif |
||
|
Gambaran Umum |
Pada Bab 1 ini, peserta didik akan belajar mengenai
pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah
sampai 1.000. Peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan dan
pengurangan bilangan cacah sampai 100, dapat melakukan operasi perkalian dan
pembagian bilangan cacah, dapat mengidentifikasi, meniru, dan mengembangkan
pola gambar atau suatu objek sederhana yang berkaitan dengan penjumlahan dan
pengurangan bilangan cacah sampai 100. |
||
|
Keterampilan yang di latih |
1. Membaca 2. Menulis 3. Menghitung 4. Berkomunikasi |
||
|
Kata kunci |
·
Bilangan Cacah ·
Nilai tempat ·
Penjumlahan ·
Pembagian |
·
Membaca bilangan ·
Mengurutkan ·
Pengurangan |
·
Menulis bilangan ·
Membandingkan ·
Perkalian |
|
Target Peserta Didik : |
Model dan Metode Pembelajaran |
|
Peserta
didik Reguler |
·
Tatap
muka ·
Diskusi |
|
Jumlah Siswa : |
Assesmen : |
|
30 Peserta
didik (dimodifikasi dalam pembagian jumlah anggota kelompok ketika jumlah
siswa sedikti atau lebih banyak) |
Guru menilai ketercapaian
tujuan pembelajaran -
Asesmen individu -
Asesmen kelompok |
|
Jenis Assesmen : |
Kegiatan Pembelajaran Utama /
Pengaturan peserta didik : |
|
·
Presentasi ·
Produk ·
Tertulis ·
Unjuk
Kerja ·
Tertulis |
·
Individu ·
Berkelompok
(Lebih dari dua orang) |
|
Pemahaman Bermakna : |
Pertanyaan Pematik |
|
Memahami
bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 1.000. Melakukan
operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 100, dapat
melakukan operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah, dapat
mengidentifikasi, meniru, dan mengembangkan pola gambar atau suatu objek
sederhana yang berkaitan dengan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah
sampai 100. |
·
Ada
yang tau ap aitu bilangan cacah? ·
Coba
sebutkan angka berapa saja yang termasuk bilangan cacah? |
|
Ketersediaan Materi : |
|
|
·
Pengayaan
untuk peserta didik berpencapaian tinggi: YA/TIDAK ·
Alternatif
penjelasan, metode, atau aktivitas untuk peserta didik yang sulit memahami
konsep: YA/TIDAK |
|
|
Kebutuhan
Sarana Prasarana dan Media |
|
|
Pensil,
Buku tulis, Kertas karton, Gunting, Spidol Warna |
|
|
Materi Pembelajaran |
|
|
Bilangan Cacah sampai 1.000 A. Bilangan dan Lambang Bilangan Cacah
sampai 1.000 B. Nilai Tempat Bilangan Cacah sampai
1.000 C. Membandingkan dan Mengurutkan
Bilangan Cacah sampai 1.000 D. Penjumlahan Bilangan Cacah sampai
100 E. Pengurangan Bilangan Cacah sampai
100 F. Perkalian Bilangan Cacah sampai 100
G. Pembagian Bilangan Cacah sampai 100
|
|
|
Sumber Belajar : |
|
|
1.
Sumber Utama Buku Matematika kelas III SD 2. Sumber
Alternatif Guru
juga dapat menggunakan alternatif sumber belajar yang terdapat di lingkungan
sekitar dan disesuaikan dengan tema yang sedang dibahas. |
|
|
Persiapan Pembelajaran : |
|
|
a.
Memastikan semua sarana prasarana,
alat, dan bahan tersedia b.
Memastikan kondisi kelas kondusif c.
Mempersiapkan bahan tayang d.
Mempersiapkan lembar kerja siswa |
|
|
Metode dan Aktivitas
pembelajaran : |
|
|
A. Bilangan dan
Lambang Bilangan Cacah sampai 1.000 |
|
|
Sebelum memasuki materi mengenai
membaca dan menulis bilangan cacah sampai 1.000,
guru diharapkan dapat menjelaskan pengalaman belajar yang akan didapat
peserta didik setelah mempelajari subbab ini.
Setelah mempelajari subbab ini, peserta didik diharapkan mampu membaca dan menulis
bilangan cacah sampai 1.000 dengan baik dan benar. |
|
|
Apersepsi : |
|
|
Langkah awal dalam pembelajaran sesi
ini guru diharapkan merancang sebuah cerita kontekstual yang menceritakan
suatu keadaan dalam kehidupan seharihari secara sederhana. Guru telah
menyediakan segala sesuatu yang terkait dengan cerita yang dirancang, di antaranya
barang-barang kontekstual yang
berhubungan dengan cerita dan materi yang relevan dengan cerita. |
|
|
Stimulus
(Pemanasan) |
|
|
Pertanyaan Esensi/Pemantik 1.
Dapatkah kalian menyebutkan berapa panjang tongkat yang dibawa Alfa? 2.
Berapakah kira-kira panjang tiang bendera yang ada di sekolah kalian? Guru
dapat menjelaskan bahwa panjang tongkat Alfa (tongkat pramuka) sekitar 160 cm begitu pula panjang tiang bendera merupakan susunan
angkaangka yang membentuk sebuah bilangan cacah 3 angka. |
|
|
Pendahuluan |
|
|
·
Guru
menyapa dan menucap salam peserta didik ·
Peserta
didik melakukan do’a sebelum belajar (salah seorang peserta didik untuk
memimpin do’a) ·
Guru
mengecek kehadiran peserta didik dan meminta peserta didik untuk
mempersiapkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan ·
Peserta
didik menerima informasi tentang kompetensi, ruang lingkup materi, tujuan,
manfaat, langkah pembelajaran, metode penilaian yang akan dilaksanakan ·
Peserta
didik menyimak penjelasan guru tentang pentingnya sikap mandiri yang akan
dikembangkan dalam pembelajaran |
|
|
Aktivitas Pembelajaran 1. Membaca bilangan |
|
|
1.
Guru membentuk kelompok heterogen yang
terdiri atas 3 – 5 peserta didik. 2.
Guru meminta kelompok untuk menyiapkan
kertas karton dan membuat 10 kotak berukuran 5 cm x 10cm. Guru dapat memberikan
contoh terlebih dahulu. 3.
Guru meminta kelompok untuk menulisi
setiap kotak tersebut dengan angka 0, 1, hingga angka 9, menggunakan spidol
yang berbeda warna. Satu kertas karton satu angka dengan diusahakan warna
kertas juga berbeda. Kertas karton ini sebagai kartu bilangan. Guru dapat
menyesuaikan dengan lingkungan sekolah untuk bahan yang dapat digunakan
sebagai kartu bilangan. 4.
Guru meminta peserta didik untuk
menggunting kertas karton tadi menjadi kartu bilangan. Guru mengingatkan
peserta didik untuk berhatihati dalam menggunakan gunting. 5.
Guru memandu percobaan pertama tentang
jarak rumah Meutia dengan minimarket sesuai pada Buku Siswa. 6.
Guru meminta peserta didik/kelompok
untuk mengambil beberapa kartu bilangan sesuai angka pada jarak rumah Meutia
dengan minimarket. 7.
Guru dapat menyebutkan beberapa
bilangan cacah dengan 3 angka, kemudian meminta kelompok menunjukkannya
dengan kartu bilangan. 8.
Guru meminta peserta didik untuk
menyebutkan nama bilangannya. |
|
|
|
|
|
1. Ilustrasi cerita mengenai jarak rumah Meutia ke sekolah. Guru dapat meminta peserta
didik untuk menyebutkan nama bilangan sesuai dengan jarak rumah Meutia ke
sekolah. 2. Guru dapat menceritakan tentang Alfa
yang menyiapkan tongkat untuk kegiatan
pramuka, peserta didik diminta untuk menyebutkan nama bilangan sesuai
dengan panjang tongkat milik Alfa. Selain itu, menentukan tempat ratusan,
puluhan, dan satuan. 3. Guru meminta peserta didik untuk mempelajari contoh-contoh bilangan,
nama bilangan, beserta menentukan tempat ratusan, puluhan, dan satuan. |
|
|
|
|
|
Diberikan kartu bilangan. Guru meminta
peserta didik untuk menyusun bilangan tiga angka dengan angka pertama bukan 0
(nol). 1. Ada berapa banyak bilangan yang
kalian susun apabila ada angka yang berulang? 2. Ada berapa banyak bilangan yang
kalian susun apabila ada angka yang tak berulang? Menulis
Bilangan Cacah sampai 1.000 Peserta didik diminta untuk membaca
cerita tentang Alen yang bermain di taman kota.
Dalam cerita tersebut disebutkan jarak rumah Alen ke taman kota. Peserta
didik diarahkan untuk memperhatikan bagaimana cara menuliskan lambang
bilangan tersebut. Selanjutnya terdapat percakapan antara guru dan murid yang
menunjukan cara menuliskan bilangan tiga angka, contohnya tiga ratus lima
puluh empat. Guru dapat memberikan penjelasan bilangan dan nilai tempat
bilangan. |
|
|
|
|
|
1.
Isilah titik-titik di bawah ini berdasarkan gambar berikut! a.
Ratusan: 1; Puluhan: 5; satuan: 3 b.
Ratusan: 4; Puluhan: 3; satuan: 8 2.
Tuliskan lambang bilangan dan cara membaca bilangan yang terdapat pada gambar
berikut. 3.
Perhatikan bilangan yang tertera pada gambar berikut. a.
Kemungkinan jawaban peserta didik: 821, 912 b.
Kemungkinan jawaban peserta didik: 239, 168 c. Kemungkinan
jawaban peserta didik: 239, 168 4.
Pasangkan lambang bilangan dan cara membacanya dengan cara menarik garis
lurus. 903
dihubungkan dengan
sembilan ratus tiga 145 dihubungkan dengan seratus empat puluh lima 602
dihubungkan dengan
enam ratus dua 950
dihubungkan dengan
sembilan ratus lima puluh 5.
Pilih 3 angka yang berbeda dari 0, 1, … sampai 9. Susun bilangan 3 angka yang
mungkin terbentuk. Tuliskan dalam tabel seperti di bawah ini. Kemungkinan jawaban peserta didik |
|
|
Miskonsepsi pada materi membaca
bilangan cacah sampai 1.000 terjadi pada peserta didik adalah kesalahan bila
terdapat 0 (nol) pada nilai tempat ratusan atau puluhan |
|
|
|
|
|
Peserta didik yang memiliki kemampuan
tinggi dan kecepatan belajarnya tinggi (advanced), dapat diarahkan
untuk mengerjakan latihan tanpa bantuan guru serta diberikan
soal-soal tambahan. Pada saat yang bersamaan, guru dapat mendampingi
peserta didik yang mengalami kesulitan dalam memahami materi
pembelajaran. Karakteristik peserta didik di setiap
sekolah akan berbeda-beda. Guru diharapkan dapat mengidentifikasi
karakteristik peserta didiknya sehingga memiliki data mengenai kemampuan dari
setiap peserta didiknya. Hal ini diperlukan untuk memudahkan guru dalam menentukan
metode pembelajaran yang tepat untuk
diterapkan di kelas. Metode pembelajaran yang disarankan adalah Diskusi dan
Tanya Jawab yang mengutamakan pada produk hasil karya peserta didik bersama
kelompoknya. Pembentukan kelompok berdasarkan pada
karakteristik atau keberagaman peserta didik, anggota kelompok terdiri atas
peserta didik dengan karakteristik yang beragam (heterogen). Dalam kondisi
kelas yang di dalamnya ada peserta didik dengan kemampuan tinggi, guru dapat
memilihnya menjadi ketua kelompok yang akan memimpin anggota kelompoknya yang
memiliki kemampuan sedang atau kurang. Metode tutor sebaya dapat diterapkan
pada kondisi ini. Peserta didik dengan kemampuan tinggi tersebut dapat
mengajarkan atau berbagi ilmu pengetahuan pada peserta didik lainnya yang
memiliki kemampuan sedang atau kurang. Jika di kelas tidak ada peserta didik
dengan kemampuan tinggi, maka pembelajaran dapat menggunakan metode diskusi
dan tanya jawab yang tetap dilakukan secara berkelompok. Semua anggota
kelompok dapat bekerja sama untuk menyelesaikan tugas/proyek yang diberikan
oleh guru. Setiap anggota kelompok dapat bertanya langsung kepada guru jika
mengalami kesulitan dalam menyelesaikan tugas/proyek. |
|
|
Penutup ·
Peserta
didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru. ·
Peserta
didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman terhadap
materi ·
Guru
memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya. ·
Guru
menutup pembelajaran dengan mempersilakan peserta didik untuk berdoa dan
mensyukuri segala nikmat yang diberikan Tuhan YME ( Jika pembelajaran di jam
terakhir) |
|
|
Rubrik Penilaian |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
a.
Penilaian sikap |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Tabel Penilaian Aspek Sikap
Keterangan: n adalah total penilaian (jumlah skor) N adalah Nilai untuk masing-masing siswa NPD adalah nama peserta didik 1.
Indikator berdoa sebelum dan setelah pelajaran
2.
Indikator bersyukur terhadap hasil kerja yang telah diperoleh
3.
Indikator kesadaran bahwa ilmu yang diperoleh adalah pemberian Tuhan
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Tabel
Penilaian Aspek Psikomotorik |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Keterangan: n
adalah total penilaian (jumlah skor) Np
adalah Nilai untuk masing-masing siswa NPD
adalah nama peserta didik (1) Indikator beraktivitas bersama kelompok
(2) Indikator bekerjasama dalam kelompok
(3) Indikator menyelesaikan aktivitas bersama kelompok
. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
b.
Rubrik Penilaian Pengetahuan (Kognitif) |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Refleksi Guru: |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Refleksi
diri berupa pertanyaan pada diri sendiri. a.
Apakah pembelajaran sudah dapat melibatkan peserta didik dengan aktif? b.
Apakah metode yang digunakan mampu meningkatkan kemampuan peserta
didik? c.
Apakah media yang digunakan dapat membantu peserta didik mencapai
kemampuan? d.
Apa yang bisa dilakukan agar peserta didik dapat meningkatkan
kemampuan berfikir kritis? |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Refleksi Peserta Didik: |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Berilah
tanda (✓) pada gambar yang mewakili perasaan kalian setelah mempelajari materi
ini!
Manfaat
apa yang kalian peroleh dari materi ini untuk kegiatan sehari-hari? ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kegiatan Tindak Lanjut (Remedial dan
Pengayaan) |
|
|
|
Remedial
dibutuhkan untuk dilaksanakan jika peserta didik belum mencapai kompetensi
minimum. Pelaksanaan pembelajaran remedial ini disesuaikan dengan jenis dan
tingkat kemampuan peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran,
diantaranya adalah : 1.
Pemberian bimbingan secara individu
Hal ini dilakukan apabila ada beberapa peserta didik yang mengalami kesulitan berbeda- beda, sehingga dibutuhkan bimbingan secara
invidual. 2.
Pemberian bimbingan secara berkelompok Hal
ini dilakukan apabila beberapa peserta didik mengalami kesulitan yang sama
secara klasikal. 3.
Pemberian pembelajaran berulang dengan
metode dan media yang berbeda Hal ini dilakukan apabila semua peserta didik mengalami kesulitan
selama proses pembelajaran, dapat juga dilakukan dengan cara menyederhanakan
materi dan soal tes. 4.
Tutor sebaya Hal ini bisa dilakukan
dengan dibantu oleh teman dengan kemampuan tinggi dilakukan bimbingan secara individu maupun secara kelompok. |
|
|
|
Bentuk
pelaksanaan pembelajaran pengayaan ini dapat dilakukan dengan cara sebagai
berikut : a. Belajar kelompok Sekelompok peserta didik yang berminat diberi tugas materi dengan
tingkat lebih tinggi atau
beberapa soal dengan tingkat berpikir lebih tinggi (HOTS). b.
Belajar mandiri Peserta didik yang
berminat diberi tugas proyek untuk menyelesaikan permasalahan di dunia nyata terkait materi pada masing-masing bab,
kemudian menjadi tutor bagi peserta didik yang lain diluar jam pelajaran
sekolah. |
C.
LAMPIRAN
|
Lembar Kerja : |
|
1. Isilah titik-titik di bawah ini berdasarkan gambar berikut! 2. Tuliskan lambang bilangan dan cara membaca bilangan yang terdapat pada
gambar berikut. 3. Perhatikan bilangan yang tertera pada gambar berikut. a.
Tentukan bilangan mana yang memiliki angka puluhan kurang dari 3? b.
Tentukan bilangan mana yang memiliki angka satuan lebih dari 7? c.
Bacalah bilangan dengan angka ratusan kurang dari 5! 4. Pasangkan lambang bilangan dan cara membacanya dengan cara menarik
garis lurus. 5. Pilih 3 angka yang berbeda dari 0, 1, … sampai 9. Susun
empat bilangan 3 angka yang mungkin terbentuk. Tuliskan
dalam tabel di bawah ini. |
|
Bahan
Bacaan Guru dan Peserta Didik : |
|
Sumber
Bacaan Peserta Didik Sumber
bacaan peserta didik yang dapat diakses meliputi 1.
Buku Siswa Matematika Kelas III 2. https://sumber.belajar.kemdikbud.go.id Sumber
Bacaan Guru Sumber
bacaan guru yang dapat diakses meliputi 1.
Buku Siswa Matematika Kelas III 2.
Buku Pedoman Guru Matematika Kelas III 3. https://sumber.belajar.kemdikbud.go.id |
|
Glosarium: |
|
angka
: simbol dari bilangan. bangun datar : bangun
yang mempunyai dua dimensi, yaitu panjang dan lebar, tetapi tidak mempunyai
tinggi dan tebal. bilangan : cara menyatakan banyak benda. Bilangan cacah :
bilangan yang dimulai dari 0,1,2,3,… diagram
: suatu representasi simbolis informasi dalam bentuk geometri 2 dimensi
sesuai teknik visualisasi. diagram batang : grafik
yang tersusun dari kolom berbentuk batang (persegi atau persegi panjang) yang
menunjukkan berbagai informasi. garis : himpunan titik-titik yang anggotanya
terdiri lebih darisatu buah titik. kalimat matematika : kalimat yang mengandung pernyataan matematis dan menggunakan
lambang matematika. nilai tempat : nilai yang dimiliki oleh angka-angka penyusun
bilangan berdasarkan letak atau tempat angkanya. penggaris : alat ukur
dan alat bantu untuk menggambar garis lurus atau mengukur panjang atau tinggi
benda. pengukuran : penentuan
besaran, dimensi, atau kapasitas, biasanya terhadap suatu standar atau satuan
ukur. pengurangan : operasi yang dipergunakan untuk memperoleh
selisih dari dua bilangan. penjumlahan : operasi yang dipergunakan untuk memperoleh jumlah
dari dua bilangan. piktogram : diagram
dimana datanya disajikan dalam bentuk gambar atau lukisan untuk mewakili
benda yang menampilkan banyak benda sesungguhnya. satuan : ukuran suatu besaran. satuan baku: satuan yang
sudah diakui secara umum, karena menggunakan acuan yang diakui dan baku
secara internasional. satuan tidak baku : satuan
yang menghasilkan nilai ukuran yang berbeda antara satu orang dengan yang
lainnya. segi banyak : bidang
datar tertutup yang dibatasi oleh garis lurus sebagai sisinya. segi empat : sebuah
bangun datar yang memiliki 4 sisi dan 4 sudut. segitiga : bangun
datar yang dibatasi dengan adanya tiga buah sisi serta memiliki tiga buah
titik sudut. sinar garis : garis yang
dimulai pada satu titik dan memanjang secara tak terhingga dalam satu arah. sudut : perpotongan dua sinar garis yang
berpotongan tepat di satu titik. tabel : susunan data dalam baris dan kolom. Timbangan : neraca
adalah alat yang dipakai dalam melakukan pengukuran massa suatu benda. titik sudut :
titik potong dari dua sinar garis. |
|
Daftar Pustaka: |
|
Alfarisi, R., Dafik, Prihandini, R., M. Pendidikan
Matematika, Jember: UNEJ Press, 2018. Choudury, M. R., Ullah, A. M. M. A., Begum, H. B.,
Islam, R. Elementary Mathemaics, National Curriculum and Textbook Board, 2009. Gustafson, R. D., & Frisk, P. D. Elementary
geometry. Wiley, 1991. Hobri, dkk. Senang Belajar Matematika,
Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2018. Musser, G. L., Burger, W. F., Peterson, B. E. Mathematics
for Elementary Teachers, John Wiley and Sons Inc, 2007. Kristiana, A. I., Alfarisi, R., dan Puspitaningrum,
D. A. Statistika Pendidikan. Jember: UNEJ Press: Jember, 2022. https://sumber.belajar.kemdikbud.go.id/ https://www.mathisfun.com https ://mathworld.wolfram.com https
://sumber.belajar.kemdikbud.go.id |
|
Mengetahui, Kepala SD Tambakromo 1
Geneng SUBROTO, S.Pd.SD. M.Pd Nip. 19730723 200604 1 005 |
Ngawi,
1 Juli 2025 Guru
Pengampu Gita
Deva Tri Nuryani, S.Pd Nip.
19970305 202321 2 008 |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar